Mendekonstruksi Mendekonstruksi Paradoks Keberlanjutan: Sebuah Analisis Terintegrasi MDS dan RCA atas Kinerja Rendah Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik di Gianyar sebagai Destinasi Wisata Global
DOI:
https://doi.org/10.36733/alamlestari.v10i2.12818Keywords:
Pengelolaan Air Limbah, Multi-Dimensional Scaling (MDS), Root Cause Analysis (RCA)Abstract
Kabupaten Gianyar, sebagai destinasi wisata global, menghadapi tantangan berat dalam pengelolaan air limbah domestik (SPALD). Terdapat kesenjangan yang paradoks antara kesadaran masyarakat yang tinggi dengan kinerja sistem yang secara keseluruhan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi paradoks tersebut dengan menganalisis akar penyebab rendahnya kinerja keberlanjutan SPALD. Penelitian ini menerapkan pendekatan analitis terintegrasi yang menggabungkan Multi-Dimensional Scaling (MDS) dan Root Cause Analysis (RCA). Analisis MDS digunakan untuk mengkuantifikasi status keberlanjutan lima dimensi tata kelola (regulasi, kelembagaan, infrastruktur, sosial-ekonomi, dan pembiayaan), sementara RCA mendalami akar masalah dari faktor-faktor kunci (key drivers) yang diidentifikasi melalui analisis leverage. Indeks keberlanjutan komposit SPALD Gianyar hanya 34% (kategori kurang berkelanjutan). Analisis leverage mengungkap lima key drivers utama penyebabnya: (1) Tiadanya regulasi khusus, (2) Ketidakhadiran lembaga otonom pengelola, (3) Alokasi APBD yang tidak memadai (0,04%), (4) Tidak adanya skema retribusi, dan (5) Ketiadaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). RCA mengonfirmasi akar masalahnya terletak pada lemahnya aspek kebijakan (method) dan pembiayaan (material). Kinerja rendah SPALD di Gianyar bukan disebabkan oleh faktor teknis semata, melainkan oleh defisit tata kelola sistemik pada level kebijakan dan kelembagaan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan yang terintegrasi dan sistematis, dimulai dari percepatan pembentukan payung hukum dan lembaga otonom, sebagai fondasi untuk memperbaiki seluruh dimensi keberlanjutan lainnya.
References
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.
Chen, W., Yin, J., & Meng, J. (2021). Waste-to-energy: A systematic review of implications for the circular economy and sustainability. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 135, 110137.
Dinas PUPR Kabupaten Gianyar. (2023). Data Teknis Pengelolaan Air Limbah Domestik Tahun 2023. Gianyar: Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Dong, J., Tang, Y., Nzihou, A., Chi, Y., & Weiss-Hortala, E. (2020). Waste to energy: A review of the fundamentals and the latest advancements in pyrolysis and gasification. Energy, 196, 117001.
Ellen MacArthur Foundation. (2017). The circular economy: A wealth of flows. Ellen MacArthur Foundation.
Geissdoerfer, M., Savaget, P., Bocken, N. M. P., & Hultink, E. J. (2017). The Circular Economy - A new sustainability paradigm? Journal of Cleaner Production, 143, 757-768.
Gianyar Regency Government. (2022). *Gianyar Regency Regional Medium-Term Development Plan (RPJMD) 2021-2026*. Gianyar: Regional Development Planning Agency.
Hoornweg, D., & Bhada-Tata, P. (2012). What a waste: A global review of solid waste management. World Bank Urban Development Series.
Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050. World Bank Publications.
Kirchherr, J., Reike, D., & Hekkert, M. (2017). Conceptualizing the circular economy: An analysis of 114 definitions. Resources, Conservation and Recycling, 127, 221-232.
Korhonen, J., Honkasalo, A., & Seppala, J. (2018). Circular economy: The concept and its limitations. Ecological Economics, 143, 37-46.
Meyer, R. L., Lange, F., Lopes, J. M. S., & Rozenfeld, H. (2018). Waste-to-energy and circular economy: A review of policy trends, new opportunities, and sustainability considerations. Waste Management & Research, 36(4), 317-331.
Ministry of Public Works and Housing. (2020). *National Strategy for Sustainable Sanitation Development 2020-2024*. Jakarta: Directorate General of Human Settlements.
Prieto-Sandoval, V., Jaca, C., & Ormazabal, M. (2018). Towards a consensus on the circular economy. Journal of Cleaner Production, 179, 605-615.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333-339.
Sutrisna WP AAG, Paturusi SA, Putra IND, Kumbara AANA, Widyasari NL. Strategies for handling slums in Denpasar City. ECOTROPHIC. 2025;19(1):93-106.
Tan, W., Chen, Z., & Shen, L. (2019). Energy and resource recovery from waste and its role in the circular economy: Evidence from WtE projects in China. Waste Management, 95, 439-448.
United Nations Environment Programme. (2019). *Global Environment Outlook – GEO-6: Healthy Planet, Healthy People*. Nairobi: UNEP.
World Bank. (2018). What a Waste 2.0: A Global Snapshot of Solid Waste Management to 2050. Urban Development Series. Washington, DC: World Bank.
World Health Organization. (2021). Guidelines for safe wastewater use in agriculture. Geneva: WHO Press.
Peraturan Perundang-undangan:
Peraturan Bupati Gianyar Nomor 21 Tahun 2022 tentang Sanitasi Saluran Kota
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 16/PRT/M/2019 tentang Kebijakan Strategis Pengembangan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan