EDUKASI PEMANFAATAN TOGA UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS DIMASA PANDEMI COVID-19 KEPADA SEKA TRUNA-TRUNI DESA KESIMAN PETILAN

  • I Made Agus Sunadi Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • I Gusti Agung Ayu Kusuma Wardani Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ni Luh Ayu Mega Ratnasari Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: COVID-19, imunitas tubuh, pemanfaatan tanaman obat

Abstract

Desa Kesiman Petilan adalah salah satu desa dari 15 desa yang terletak di Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar. Di era New Normal masyarakat sudah mulai beraktivitas dan bekerja seperti biasa di tengah pandemi COVID-19 dimana pencegahan dengan meningkatkan imunitas tubuh sangatlah diperlukan. Masyarakat Desa Kesiman Petilan memiliki minat yang tinggi terhadap pemanfaatan tanaman obat tetapi memiliki pengetahuan yang minim mengenai tanaman apa saja yang dapat dimanfaatkan dan cara pengolahannya. Metode yang digunakan adalah sosialisasi secara langsung serta pelatihan pembuatan jamu kunyit asem dan serbuk kunyit instan yang baik dan higienis. Berdasarkan kondisi tersebut maka ditawarkan solusi melalui suatu program kegiatan dalam Pengabdian Masyarakat Universitas Mahasraswati Denpasar yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai tanaman apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan imunitas tubuh dan mampu merealisasikan pembuatan jamu kunyit asem dengan baik dan higienis dalam upaya pencegahan Covid-19. Pelaksanaan Pengabdian Kepada Msyarakat ini dilakukan selama 3 minggu yang terdiri dari 4 tahapan yaitu tahapan observasi awal, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap Monitoring dan Evaluasi. Masyarakat sasaran pada program kerja ini yaitu seka truna-truni di Desa Kesiman Petilan yang berjumlah 10 orang. Program pengabdian kepada masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar telah terealisasikan 100%. Pelatihan telah dapat dipahami dengan baik oleh peserta yang dibuktikan dengan peningkatan persentase hasil pretest dan posttest yaitu dari 75% menjadi 92%. Selain itu peserta juga mampu mengolah jamu kunyit asem dan serbuk kunyit instan secara mandiri bersama keluarga dengan memanfaatkan tanaman obat yang ada dengan baik sesuai dengan informasi yang telah didapatkan saat sosialisasi dan pelatihan.

References

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia, 2020., “Pedoman Penggunaan Herbal dan Suplemen Kesehatan dalam Menghadapi COVID-19 di Indonesia”.

Choironi. N.A, Wulandari. M, Susilowati.S.S, 2018., “Pengaruh Edukasi Terhadap Pemanfaatan dan Peningkatan Produktivitas Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Minuman Herbal Instan di Desa Ketenger Baturraden. Jurnal Ilmiah Farmasi, Jun 2018 6(1), 1-5.

Ignatine, E. Y. M. P. 2009. Studi Pemahaman dan Gambaran Penggunaan Jamu Instan Kunyit Asam pada Masyarakat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. [skripsi]. Yogyakarta. Fakultas Farmasi. Universitas Sanata Dharma.

LPPM Unmas. 2019. Buku Pedoman Pengabdian Kepada Masyarakat. Denpasar: Universitas Mahasaraswati Denpasar.

Putro. K. Z, 2017., “Memahami Ciri dan Tugas Perembangan Masa Remaja, Jurnal Aplikasi Ilmuilmu Agama Vol 17, Nomor1, 201 page 25-32.

Website Desa Kesiman Petilan Kecamatan Denpasar Timur Kota Denpasar, 2018 https://kesimanpetilan.denpasarkota.go.id/page/read/816 diakses pada tanggal 16 agustus 2020.

World Health Organization. Naming the coronavirus disease (COVID-19) and the virus that causes it [Internet]. Geneva: World Health Organization; 2020

Published
2021-04-09