PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN WABAH COVID-19 DI DESA ADAT JIMBARAN

  • I Made Yana Priyatna Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ni Putu Widani Astuti Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Ketut Sumantra Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: pembelajaran, edukasi, simulasi, luring, COVID-19

Abstract

Semenjak pandemi COVID-19 meluas ke Desa Adat Jimbaran, pembelajaran di sekolah dihentikan sehingga masyarakat diharuskan mengikuti pembelajaran secara daring. Melalui revisi Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri, pemerintah memperbolehkan sekolah yang berada di zona hijau dan kuning melaksanakan kegiatan pembelajaran secara tatap muka. Namun, ketika revisi surat tersebut diberlakukan, klaster COVID-19 di sekolah mulai bermunculan. Adapun rumusan masalahnya adalah bagaimana cara agar pembelajaran luring dilaksanakan tanpa menimbulkan klaster COVID-19 serta cara mempersiapkan anak-anak untuk menerapkan protokol kesehatan di sekolah. Melihat dari masalah tersebut, solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat kegiatan edukasi dan simulasi pembelajaran luring di masa/ pasca COVID-19 pada kelompok kecil masyarakat Banjar Teba, Jimbaran. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus sampai dengan 12 September 2020 di wilayah Banjar Teba, Jimbaran. Metode pelaksanaan dibagi atas tahap pelaksanaan yang meliputi edukasi, simulasi, dan evaluasi program dimana dapat diamati dengan membuat pre-test dan post-test. Metode pendekatan yang dilakukan untuk melaksanakan program kerja yakni pendekatan kelompok dan perseorangan. Kegiatan edukasi dan simulasi pembelajaran luring di masa/ pasca COVID-19 pada kelompok kecil masyarakat Banjar Teba, Jimbaran dapat dikatakan berhasil. Hal ini dapat dilihat berdasarkan hasil perbandingan nilai pre-test dan post-test yakni dari perolehan nilai 3,71 menjadi 20 pasca dilakukan edukasi dan simulasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Adat Jimbaran berjalan dengan baik. Melalui program Edukasi dan Simulasi Pembelajaran Luring di Masa/ Pasca COVID-19 pada Kelompok Kecil Masyarakat Banjar Teba, Jimbaran, anak-anak mampu menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar.

References

Arifin, Z.N., 2020. Cegah Penyebaran Virus Corona, Desa Adat Jimbaran Bentuk Posko Edukasi Covid-19 (dari: https://bali.tribunnews.com/2020/04/27/cegah-penyebaranvirus-corona-desa-adatjimbaran-bentuk-poskoedukasi-covid-19). Diakses pada tanggal: 13 Agustus 2020.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali, 2020. Data Sebaran Kasus Covid-19 Sampai Dengan Tanggal 2020- 08-12 di (Badung) (dari: https://pendataan.baliprov.go.id/map_covid19/search?_token=w997ocpoVa9ypzhgfwSCQNSgmMmlKal6CCNrD3d4&level=kabupaten&kabupaten=1&tanggal=2020-08-12). Diakses pada tanggal: 13 Agustus 2020.

Parwata, 2020. Badung Paling Rasakan Dampak COVID-19 Puluhan Ribu Naker Dirumahkan dan Ratusan Di- PHK (dari: https://www.balipost.com/news/2020/04/10/114725/Badung-Paling-Rasakan-DampakCOVID-19,...html). Diakses pada tanggal: 13 Agustus 2020.

Priambodo, Y., 2020. Tujuan New Normal, Produktif Tapi … (dari: https://www.kompas.tv/article/85900/tujuan-new-normalproduktif-tapi-aiman-seg-3). Diakses pada tanggal: 13 Agustus 2020.

Rizky, F., 2020. Klaster Sekolah Mulai Bermunculan, Satgas Covid-19 Ingatkan Pemda (dari: https://nasional.okezone.com/read/2020/08/12/337/2261061/klaster-sekolah-mulaibermunculan-satgas-covid-19-ingatkan-pemda). Diakses pada tanggal: 13 Agustus 2020.

Widyanuratikah, I., 2020. Ini Kelemahan Pembelajaran Daring Menurut Pengamat (dari: https://republika.co.id/berita/qbecmn370/ini-kelemahanpembelajaran-daring-menurutpengamat). Diakses pada tanggal: 13 Agustus 2020.

Published
2021-04-09