PENANGGULANGAN DAMPAK SOSIAL DAN EKONOMI AKIBAT C0VID-19 PADA UMKM ARI DECO DI DESA ABIANSEMAL

  • Ni Putu Shinta Dewi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Dewa Gede Agung Gana Kumara Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mahasaraswati Denpasar
  • Gusti Ayu Lusia Alviani Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: Covid-19, promosi produk, UMKM

Abstract

Kecamatan Abiansemal adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Badung. Luasnya adalah 69,01 km². Kantor Kecamatan Abiansemal terletak di Desa Blahkiuh tepatnya di Jalan Ciung Wanara. Luas wilayah Desa Abiansemal sebesar 4,089 km². Sebagian besar penduduk bermata pencaharian sebagai petani. Di Desa Abiansemal juga terdapat UMKM yang bergerak di bidang pemanfaatan kayu limbah laut yang di daur ulang menjadi kerajinan tangan dengan berbagai bentuk dan ukuran. UMKM tersebut bernama Ari Deco yang terletak di Jl. Kebyar Duduk Gang 2 Banjar Gunung Abiansemal, di mana UMKM tersebut di kelola langsung oleh pemiliknya yang bernama Gusti Putu Widia. UMKM yang didirikan pada tanggal 18 juni 2008 tersebut sudah memiliki sebuah toko di Desa Tegalalang Gianyar. Hasil dari kerajinan tangan tersebut sudah di pasarkan di berbagai daerah di Bali bahkan sudah ke luar Bali seperti kota Jepara. Namun dengan adanya pandemi seperti sekarang ini omset penjualan menurun drastis begitu juga dengan orderan barang yang masuk. Penurunan penjualan di sebabkan karena tidak adanya kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke Bali. Melalui pengabdian ini diharapkan promosi produk bisa membantu peningkatan penjualan.

References

LPPM. 2020. Buku Pedoman Pengabdian pada Masyarakat Universitas Mahasaraswati Denpasar.

https://www.liputan6.com/regional/read/4234101/terpukul-wabah-corona

https://covid19.go.id/peta-sebaran (diakses pada tanggal 15 agustus 2020 pukul 10.00)

Published
2021-04-09