UPAYA PENINGKATAN EKONOMI USAHA MADE KAOS DI DESA KEKERAN PADA MASA PANDEMI COVID-19

  • Putu Kepramareni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar
Keywords: inovasi, promosi, digitalisasi, UMKM

Abstract

Semenjak adanya pandemic covid-19 ini, banyak dampak yang diakibatkan olehnya terutama pada sektor ekonomi. Dari hasil observasi yang dilakukan pada usaha made kaos, diperoleh hasil terkait fenomena penurunan omset penjualan pada masa pandemic covid-19 ini. Untuk itu melalui kegitan pengabdian masyarakat universitas mahasaraswati dengan memberikan solusi terkait upaya peningkatan omset penjualan. Berupa pemberian inovasi produk baru seperti baju kaos yang lagi trand dikalangan anak muda, penyuluhan terkait manaat platform digital sebagai media pemasaran, mendaftarkan usah made kaos ke platform digital pembantu proses pemasaran, dan edukasi serta pendampingan dalam proses pengoperasian platform digital. Keberhasilan program pengabdian masyarakat pada akhirnya memberikan manfaat yang saling menguntungkan antara mahasiswa dan masyarakat, dan program kerja ini pun berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

References

Prosiding Seminar Regional Pengabdian Kepada Masyarakat Unmas Denpasar di Masa

Pandemi Covid-19 Tahun 2020

EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT GUNA

MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS COVID-19 PADA BEBERAPA

SISWA SD DI DESA MAMBAL, KEC.ABIANSEMAL, KAB.BADUNG,

BALI

Ida Ayu Gede Bulan Julyantari1

, Ni Made Sunarsih2

, Putu Kepramareni3

,2,3Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Email: [email protected]

ABSTRAK

Mewabahnya penyebaran virus COVID-19 mengakibatkan kematian ribuan jiwa di seluruh dunia,

tidak terkecuali di Indonesia. Guna mencegah penyebaran virus COVID-19, pemerintah telah

menghimbau masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan social

distancing. Anak-anak termasuk pula para siswa SD sangatlah rentan tertular virus COVID-19 ini.

Dari hasil observasi yang telah dilakukan, masih banyak siswa SD yang bermain di luar rumah

dengan teman-temannya tanpa menggunakan masker serta tidak menerapkan social distancing.

Solusi untuk permasalahan tersebut adalah dengan memberikan edukasi kepada beberapa siswa SD

di Desa Mambal untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di masa pandemi COVID-19.

Target yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah agar anak-anak mengerti akan pentingnya menjaga

kebersihan dan kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19, memahami pentingnya

menerapkan social distancing, serta paham bagaimana etika batuk dan bersin yang baik dan benar

guna mencegah penyebaran COVID-19 ini.

Kata kunci : : COVID-19, perilaku hidup bersih & sehat, edukasi, anak-anak

ANALISIS SITUASI

Pada akhir tahun 2019, dunia

dikejutkan dengan munculnya suatu

penyakit yang disebabkan oleh virus yang

sekarang dikenal dengan sebutan COVID19. Penyebaran virus ini diawali di negara

China yang pada awal munculnya di kota

wuhan pada akhir desember 2019. Saat ini,

hampir seluruh negara di dunia telah

terinfeksi COVID-19, tidak terkecuali

Indonesia. Menurut Badan Kesehatan

Dunia (WHO), setidaknya ada 199 negara

dan teritori yang telah terpapar virus

COVID-19 ini (World Health

Organization, 2020). Penyakit ini

ditularkan melalui percikan pada saat

berbicara, batuk dan bersin dari orang

yang telah terinfeksi virus COVID-19.

Selain itu, penyakit ini juga dapat

ditularkan melalui kontak fisik (sentuhan

atau jabat tangan) dengan penderita

menyentuh bagian wajah, mulut, dan

hidung oleh tangan yang terpapar virus

Corona (Singhal,2020).

Adapun gejala klinis yang ditimbulkan

akibat terinfeksi virus COVID-19 ini

antara lain seperti gejala flu biasa yang

meliputi demam, batuk, pilek, nyeri

tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala

hingga komplikasi berat seperti diare dan

pneumonia hingga menyebabkan kematian

(Chen,2020).

Anak-anak termasuk ke dalam

kelompok usia yang sangat rentan tertular

virus COVID-19 ini dari lingkungan

sekitarnya. Sebagian anak-anak yang

terinfeksi COVID-19 seringkali tidak

menunjukkan gejala (Zimmermann dan

Curtis, 2020). Maka dari itu, sangat

penting bagi anak-anak untuk mengetahui

Prosiding Seminar Regional Pengabdian Kepada Masyarakat Unmas Denpasar di Masa

Pandemi Covid-19 Tahun 2020

serta memahami apa itu COVID-19, gejala

yang ditimbulkan serta pencegahan yang

dapat dilakukan guna memutus rantai

penyebaran virus ini. Dari hasil observasi

yang telah saya lakukan di Desa Mambal,

saya menemukan bahwa masih banyak

anak-anak yang tidak menerapkan perilaku

hidup bersih dan sehat serta tidak

menerapkan social distancing.

Beranjak dari hasil observasi tersebut,

saya tertarik mengangkat topik mengenai

pencegahan COVID-19 secara klinis

dengan membuat kegiatan: “Edukasi

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat guna

Mencegah Penyebaran virus COVID-19

pada beberapa siswa SD di Desa

Mambal, Kecamatan .Abiansemal,

Kab.Badung, Bali “

PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan observasi yang telah

dilakukan secara langsung di Desa

Mambal, permasalahan yang tejadi yaitu:

Kurangnya pemahaman anak-anak

khususnya siswa SD mengenai perilaku

hidup bersih dan sehat di masa pandemi

COVID-19 ini.

Kurangnya pemahaman anak-anak

khususnya siswa SD mengenai social

distancing serta etika batuk dan bersin di

masa pandemi COVID-19 ini.

SOLUSI YANG DIBERIKAN

Dari pemaparan masalah yang telah

disampaikan, masalah utama yang

ditemukan di Desa Mambal adalah

kurangnya kesadaran akan hidup bersih dan

sehat serta kurangnya penerapan social

distancing pada anak-anak guna mencegah

penularan virus COVID-19, upaya yang

dapat dilakukan untuk membantu beberapa

anak-anak yang merupakan siswa SD

adalah sebagai berikut:

Memberikan penyuluhan mengenai

virus COVID-19 dimana di dalamnya

termasuk gejala COVID-19, upaya

pencegahan COVID-19 yang dapat

dilakukan oleh anak-anak kepada

beberapa siswa SD di Desa Mambal

dengan tetap memperhatikan protokol

kesehatan.

Menjelaskan tentang pentingnya

menerapkan social distancing di tengah

pandemi COVID-19 kepada beberapa

siswa SD di Desa Mambal dengan tetap

memperhatikan protokol kesehatan.

Menjelaskan serta membagikan poster

etika batuk dan bersin kepada beberapa

siswa SD di Desa Mambal dengan tetap

memperhatikan protokol kesehatan.

METODE PELAKSANAAN

Dalam kegiatan pengabdian kepada

masyarakat Universitas Mahasaraswati

Denpasar yang diprakarsai oleh Ni Made

Sunarsih sebagai penanggung jawab

kegiatan dan Ida Ayu Gede Bulan

Julyantari sebagai pelaksana tugas

melakukan penyuluhan yang dilakukan

dengan mengumpulkan beberapa siswa SD

di Desa Mambal dan mengundang

narasumber yang bekerja di bidang

kesehatan dengan tetap memperhatikan

protokol kesehatan.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Kegiatan Edukasi Perilaku Hidup Bersih

dan Sehat guna Mencegah Penyebaran

Virus COVID-19 pada Beberapa Siswa SD

di Desa Mambal ini teah terlaksana dengan

baik. Kegiatan ini diikuti oleh 5 orang siswa

SD dengan melibatkan 1 narasumber.

Prosiding Seminar Regional Pengabdian Kepada Masyarakat Unmas Denpasar di Masa

Pandemi Covid-19 Tahun 2020

Kegiatan ini dilakukan dengan

memberikan penyuluhan kepada anak-anak

khususnya para siswa SD mengenai

COVID-19 yang meliputi pengenalan dasar

mengenai virus COVID-19 serta upayaupaya pencegahan yang dapat dilakukan

oleh anak-anak khususnya siswa SD di

rumah agar tidak tertular virus COVID-19.

Upaya-upaya pencegahan tersebut meliputi

cara mencuci tangan yang baik dan benar,

cara menjaga kebersihan dengan mandi

setelah bepergian keluar, serta

mengingatkan anak-anak untuk selalu

menggunakan masker dan hand-sanitizer

yang dapat dilihat pada gambar 1.

Selain memberikan edukasi mengenai

COVID-19, anak-anak juga diajarkan

tentang pentingnya menerapkan social

distancing. Di masa pandemi COVID-19

ini, masih banyak anak-anak yang kurang

memahami akan pentingnya social

distancing, anak-anak masih suka bermain

di luar bersama temannya dan tidak

menjaga jarak sesuai anjuran protokol

kesehatan. Maka dari itu, sangat perlu

edukasi sejak dini kepada anak-anak

mengenai social distancing.

Anak-anak juga diajarkan diajarkan

untuk mempraktekkan secara langsung

mengenai etika batuk dan bersin yang baik

dan benar. Dalam hal ini, narasumber

mendemontrasikan bagaimana etika batuk

dan bersin yang baik dan benar kemudian

mengarahkan para siswa SD untuk

mempraktekkan langsung apa yang telah

didemontrasikan oleh narasumber.

Kegiatan edukasi perilaku hidup bersih

dan sehat ini diikuti dengan antusias oleh

para siswa SD. Hal ini dapat dilihat dari

Gambar 1. Kegiatan penyuluhan

sederhana mengenai perilaku hidup

bersih dan sehat dalam pencegahan

COVID-19 kepada beberapa siswa

SD.

Gambar 3. Edukasi mengenai

pentingnya penerapan social

distancing kepada para siswa SD.

Gambar 2. Penjelasan serta praktek

tentang upaya pencegahan yang dapat

dilakukan oleh anak-anak agar tidak

tertular COVID-19

Gambar 4. Penjelasan serta praktek

mengenai etika batuk dan bersin

kepada para siswa SD.

Prosiding Seminar Regional Pengabdian Kepada Masyarakat Unmas Denpasar di Masa

Pandemi Covid-19 Tahun 2020

keseriusan para siswa dalam menyimak

materi yang diberikan oleh narasumber.

Adapun media yang digunakan adalah

poster bergambar. Media poster bergambar

yang digunakan adalah poster mengenai

etika batuk dan bersin yang baik dan benar.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini,

pelaksana diterima dengan baik oleh pihak

yang terkait. Mitra sangat antuasias dalam

menyimak hal-hal yang diberikan oleh

narasumber

PENUTUP

Kesimpulan dan Saran

Pemahaman anak-anak terutama siswa

SD mengenai perilaku hidup bersih dan

sehat guna mencegah penyebaran COVID19 yang meliputi gejala-gejala COVID-19,

upaya pencegahan yang dapat dilakukan

anak-anak dirumah, pentingnya penerapan

social distancing serta bagaimana etika

batuk dan bersin yang benar telah berhasil

ditingkatkan melalui penyuluhan yang telah

dilakukan.

Peran masyarakat sangat membantu

terlaksananya program pengabdian

masyarakat ini. Dengan adanya sambutan

masyarakat yang baik, baik itu dari sikap

maupun keseriusan masyarakat sasaran

dalam menyimak hal-hal yang disampaikan

oleh tim pengabdian masyarakat maupun

narasumber. Peran masyarakat sangatlah

mendukung kelancaran pelaksanaan

program kegiatan pengabdian masyarakat

yang dilaksanakan.

Walau anak-anak telah diberikan edukas

mengenai perilaku hidup bersih dan sehat,

pemahaman anak-anak masih perlu

ditingkatkan melalui pendampingan secara

berkelanjutan dalam rangka mencegah

penyebaran COVID-19 pada anak-anak.

DAFTAR PUSTAKA

Amalia, L., & Hiola, F. (2020).

Analisis Gejala Klinis dan

Peningkatan Kekebalan

Tubuh untuk Mencegah

Penyakit COVID-19.

Jambura Journal of Health

Sciences and Research, 2(2),

-76.

Chen,Z. M., Fu, J. F., Shu, Q. (2020).

Diagnosis and treatment

recommendations for

pediatric respiratory infection

caused by the 2019 novel

coronavirus. WorldJournal of

Pediatrics.

Hidayat, R. H., & Pemasyarakatan, P.

I. (2020). Langkah-Langkah

Strategis untuk Mencegah

Pandemi Covid-19 di

Lembaga Pemasyarkatan

Indonesia. Jurnal Pendidikan

Kesehatan, 9(1), 43-55.

Karo, M. B. (2020, May). Perilaku

Hidup Bersih dan Sehat

(PHBS) Strategi Pencegahan

Penyebaran Virus Covid-19.

In Prosiding Seminar

Nasional Hardiknas (Vol. 1,

pp. 1-4).

Singhal, T. (2020). A Review of

Coronavirus Disease-2019

(COVID-19). The Indian

Gambar 5. Penggunaan media poster

bergambar etika batuk dan bersin.

Prosiding Seminar Regional Pengabdian Kepada Masyarakat Unmas Denpasar di Masa

Pandemi Covid-19 Tahun 2020

Journal of Pediatrics, 87(4):

–286.

World Health Organization (2020)

Coronavirus disease (COVID2019) situation reports.

Available at:

https://www.who.int/emergencies/dise

ases/novel-coronavirus2019/situation-reports diakses

agustus 2020.

Published
2021-04-09