SOSIALISASI DAN PELATIHAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA SISWA SMA (SLUA) SARASWATI 1 DENPASAR

Penulis

  • Ni Kadek Vani Apriyanti
  • I Gusti Bagus Dharma Prakasa Musti
  • I Ketut Jaya Ningrat
  • Bagus Gede Krisna Astayogi
  • Sang Ayu Arta Suryantari
  • Ni Made Ayu Masnathasari

Kata Kunci:

Bantuan Hidup Dasar, Henti Jantung, Resusitasi Jantung Paru, Siswa SMA, Pengetahuan

Abstrak

Henti jantung adalah kegawatdaruratan medis yang memerlukan penanganan segera untuk mencegah kematian dan kerusakan otak permanen. Namun, pengetahuan masyarakat awam, termasuk remaja, mengenai Bantuan Hidup Dasar (BHD) masih rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa SMA (SLUA) Saraswati 1 Denpasar mengenai prosedur BHD. Kegiatan dilaksanakan pada 13 Desember 2025 melibatkan 41 siswa dengan metode penyuluhan, demonstrasi, dan simulasi Hands-Only CPR menggunakan manekin. Evaluasi efektivitas kegiatan dilakukan melalui pengukuran pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa 56% siswa belum pernah mendapatkan paparan informasi BHD sebelumnya. Setelah pelatihan, tercatat peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan kenaikan rerata nilai dari 6,85 (pre-test) menjadi 7,725 (post-test). Selain aspek kognitif, siswa juga menunjukkan kemampuan psikomotorik yang baik dalam mempraktikkan tahapan resusitasi jantung paru. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kesiapsiagaan siswa sebagai first responder di lingkungan sekolah. Disarankan agar pelatihan BHD dapat diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam program kesehatan sekolah.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-28